Archive for the ‘setorie’ Category

Akhirnya selesai sudah. Dan kemenangan sudah di depan, dijalan waktu. Tapi benarkah itu menjadi sebuah kemenangan? Setelah sebulan penuh menahan lapar dan dahaga? Setelah selama sebulan penuh memaksimalkan infak-sedekah. Setelah sebulan penuh tadzarus Al-Qur’an? Setelah setiap malam selalu mendirikan sholat malam dan beriktikaf dimasjid?  Setelah sebulan penuh dengan amalan-amalan lainnya? Setelah selesai maka dihadapkan dengan [...]

Ternyata berkendara itu capek. Tidak hanya capek fisik. Tapi juga psikis. Apalagi dijaman sekarang ini. Jalanan adalah salah satu tempat yang punya tingkat stressor bagi manusia yang paling tinggi. Gimana tidak coba? Marah, gusar, emosi, bahkan sampai misuh bisa langsung keluar meledak. Pasti sudah kebayang jalanan macet a.k.a menjelang lumpuh yang ada di Jakarta yang [...]

Sunset, Waktu

Posted: August 2, 2010 in setorie, thought thought and thought
Tags: ,

Sekali lagi seperti halnya waktu yang terus berjalan kita hanya bisa mengikuti arusnya. Tak mampu untuk menghadangnya. Bisa menjadi selayaknya selembar daun kering yang hanyut dalam alirnya arus sungai. Kadang ingin sekali waktu itu berhenti, tapi kadang ingin sekali cepat berlalu. Pergi, enyah hilang tak membekas. Pun dalam waktu bisa ditemukan impian. Dan jika impian [...]

Selalu mencoba untuk dinamis, mungkin lebih tepatnya mencoba ikut alur kedinamisan. Dinamis. Salah satu hal yang tak bisa dihindari dan diprediksi dalam hidup. Duh, ujug-ujug wis serius. Laksana waktu yang datang dan tak bisa dihadang. Ya, dinamis selalu ekuivalen dengan dengan waktu. Terus saja melaju dan mendera, tak bisa aku menghadangnya. Ketika aku beranjak melakukan [...]

Senin Sore, Dab!

Posted: May 11, 2009 in setorie
Tags:

Senin sore dab! Fuuuh, finally… Yop. Gue bisa apdet blog lagi setelah sekian lama hiatus. Hiyyah, lambemu…sok artis kowe dab!!! Dan seperti biasanya sore-sore jam segini hanya bengong memanfaatkan fasilitas bandwith kantor (parasit!!!) dan (kali ini) ditemani beberapa koleksi Secondhand Serenade. But what would I say? Banyak sebenarnya. Sampe-sampe bingung harus mulai darimana. Halah… Yang [...]

Dik

Posted: March 19, 2009 in poem, setorie
Tags: , ,

  Dik, Ingat kah dimana pertama kali kita berjumpa? Di sawah, dik Tepatnya, di jalan yang membentang ditengah sawah yang menghubungkan ke-dua desa kita   Masih ingatkah kamu, dik?   Saat itu, aku sedang jalan kaki beranjak pulang dari menuntut ilmu Yang kata orang, agar kita tidak lagi dibodohi Londo-Londo itu dan kita bisa mengatur [...]

Setelah Cukup Lama (Ora Misuh!)

Posted: March 16, 2009 in setorie
Tags: ,

Rasanya bener-bener pengen misuh-misuh! Sudah seminggu terakhir cuaca Jogja benar-benar panas, terik! Tapi bukan itu yang bikin gue misuh-misuh, hanya saja itu membantu untuk melancarkan kata-kata tersebut keluar dari cangkem ini. Siang itu adalah gue naek motor dalam kondisi keburu dari arah eks-Studio Musik Alamanda* bermaksud menyeberang Jl Affandi (dulunya Gejayan), tapi dasar nasib, biasanya [...]

Beberapa hari yang lalu maen ke rumah teman di sebuah perkampungan. Tidak disangka lagi ada kumpulan beberapa orang sedang melototi sebuah laptop. Bukan karena laptop-nya, melainkan karena sebuah video yang baru saja di play. Tapi bukan videonya Maria Ozawa, Asia Carrera and the gang (eniwei ternyata Asia Carrera termasuk salah satu orang jenius di dunia [...]

Call to Arms

Posted: December 27, 2008 in music, setorie
Tags: , ,

There’s a little black, dark scar, tired divide. This is it, can you hear me? Have you ever felt a sad heart buried alive? You can do almost anything. There’s a little red bridge with a view of the sunwith a lake, I recommend such a setting site. And the thousands of stars, come out [...]

Morning Glory

Posted: December 22, 2008 in setorie, thought thought and thought
Tags:

Sudah bukan rahasia lagi kalau gue adalah penyuka musik. ‘Dengarlah, di hembusan angin, di udara, di cahaya, musik ada di sekitar kita. Yang harus kau lakukan hanyalah membuka dirimu. Yang harus kau lakukan hanyalah mendengarkan’. Kira-kira seperti itulah kata August Rush* tentang musik. Tapi ada definisi laen tentang musik buat gue. Musik bisa membawa kita [...]