Posts Tagged ‘buka puasa’
Buka Puasa Kemaren
Buka puasa kemaren, langsung disuguhi oleh salah satu stasiun tv dengan tontonan ulah dedengkot FPI. Lagi. Dan lagi. Untung saja gue lihatnya pas sudah lewat waktu buka. Kalau tidak bisa-bisa ibadah puasa gue kemaren tidak bisa sempurna (cyeh, sok!). Bikin gue hampir mengumpat sumpah serapah. Entah kenapa… Tuh orang-orang dari dulu tidak ada kerjaan apa ya selain mukulin orang dan ngrusakin apa-apa? Yang ini, di bulan puasa pulak. Siang bolong pulak. Apa salahnya membuka warung makan di siang bolong? Kan penduduk di Indonesia tercintah ini bukan hanya muslim saja. Toleransi sedikit kenapa? Mereka kan juga sedang mencari nafkah. Apakah mereka khawatir akan mempengaruhi dan (sehingga) bisa membuat sesama muslim yang –maaf- kurang mengerti ibadah puasa dan tidak bisa mnjalankan ibadah puasa dan kemudian makan di warung itu (dengan sembunyi-sembunyi dan perlu digeropyok)? Jika begitu persoalannya maka apakah dengan memukuli dan merusak warung makan itu menjadi solusinya? Harusnya mereka bisa berbuat yang lebih baik lagi yang lebih bermanfaat dan menimbulkan kesan bahwa Islam itu benar-benar “rahmatan lil ’alamin” sehingga orang-orang yang –maaf- kurang mengerti tentang ibadah puasa itu tadi bisa termotivasi dan semangat untuk melakukan ibadah puasa dengan benar. Tidak dengan perusakan yang mereka lakukan itu. Bukankah itu hanya akan membuat nama baik Islam tercemar, dengan kekerasan yang mereka lakukan itu? Apa begitu caranya membela Islam?
Terus, mukulin orang gara-gara diacungin jari tengah oleh seseorang dari kelompok tertentu? Kalau mereka bener-bener ‘ngaku Islam’ harusnya mereka bisa nahan diri, apalagi di bulan puasa gini. Bukankah hakikat puasa adalah kontrol diri? Pengendalian diri? Jika hanya dengan diacungin jari tengah kemudian mereka malah balas mukulin bukankah mereka lebih b*******k (tiit, sensor, lagi puasa :red) dari yang ngacungin jari tengah itu? Apa begitu caranya membela Islam?
Ah sudahlah, kalau gue terusin membahas mereka, takut menganggu ibadah puasa gue (sok khusyuk lagi!). Dan pastinyah gue yakin sudah banyak blog dan media lainnya yang mambahas masalah ini, si FPI (Front Pencemar Islam??? Eh…?????) ini.