Posts Tagged ‘hidup’

Di temani secangkir kopi di atas di sebuah balkon, weekend itu dia duduk-duduk bermalasan menikmati pagi hari. Tapi semua tampak tak biasa. Pertama bukan karakternya pagi-pagi dia nikmati dengan bermalasan dengan tatapan nanar. Kedua, senyum mukanya berat ketika beberapa orang yang sedang jalan-jalan menyapanya dari bawah, tidak seramah ketika menghadapi seorang klien. Yang tampak biasa [...]

Dik

Posted: March 19, 2009 in poem, setorie
Tags: , ,

  Dik, Ingat kah dimana pertama kali kita berjumpa? Di sawah, dik Tepatnya, di jalan yang membentang ditengah sawah yang menghubungkan ke-dua desa kita   Masih ingatkah kamu, dik?   Saat itu, aku sedang jalan kaki beranjak pulang dari menuntut ilmu Yang kata orang, agar kita tidak lagi dibodohi Londo-Londo itu dan kita bisa mengatur [...]